Sabtu, 01 November 2008

Bab pembahasan pengadaan sarana angkutan rakitan daur ulang

Bab 1. Pendahuluan seperti yang telah dibahas di atas pembahasan.

Bab 2. Kebutuhan Pengadaan Sarana Transportasi Multi Guna Bermesin Satu Langkah di daerah yang berorientasi pada usaha Ekonomi Agraris. Tinjauan umum tentang kendaraan angkut bongkar muat yang menunjang wira usaha dipedesaan.

Bab 3. Landasan Teoritis yang berisikan metodologi rancang bangun yang dipakai dan studi tentang desain kendaraan angkut proyek pertanian, dan lain sebagainya.

Bab 4. Konsep-konsep Perencanaan, yaitu menyikapi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi. Isinya adalah konsep-konsep tentang fungsi, bentuk, ekonomi dan waktu.

Bab 5. Analisa Kegiatan dan Kebutuhan, menjelaskan analisa kegiatan, analisa pengguna, program ruang tepat guna, kebutuhan ruang gerak, struktur organisasi dan diagram hubungan fungsional.

Bab 6. Rumusan Permasalahan merupakan bagian akhir dari laporan kolokium, disini dicoba dirangkum hal-hal penting yang selanjutnya dapat dipakai sebagai pegangan dalam perancangan desain distudio, yaitu masalah fungsi, bentuk dan waktu.

Bab 7. Konsep dan Penyelesaian Rancang Bangun, merupakan bagian dari penutup dari selluruh laporan yang berisikan tentang konsep-konsep perancangan.

Kerangka Berpikir :

Metode Pendekatan

  • Melakukan studi teori-teori dan prinsip-prinsip dasar teknis, karakteristik kendaraan jenis ini, khususnya didaerah operasional yang dilatar belakangi oleh budaya dan iklim tradisi seperti khusunya dibeberapa daerah di Jawa Timur dan umumnya di Indonesia.

  • Melakukan studi prinsip-prinsip dasar perencanaan dan perancangan kendaraan transportasi jenis Truk serba guna dengan prinsip dasar teknologi tepat guna bermesin satu langkah (Dong Feng).

  • Serta dengan memperhatikan beberapa aspek kendala seperti ;

  1. Aspek Geografis, Lingkungan dan Budaya masyarakat setempat.

  2. Aspek Ekonomis, Potensi dan Animo (daya beli) masyarakat setempat.

  3. Aspek Manajemen, Peluang dan Prospek Bisnis Penjualan Kendaraan ini.

  4. Aspek Kelaikan, Legalitas dan Ergonomis kendaraan, dll.

  5. Aspek Karakteristik, Aerodinamis dan Estetika kendaraan.

  • Dari studi diatas diturunkan kriteria perancangan yang selanjutnya akan dipakai sebagai rujukan perancangan Truk Multi Guna Bermesin Tunggal Sebagai Penunjang Sarana Wira Usaha Golongan Ekonomi Lemah.

Maksud dan Tujuan

Sarana wira usaha pertanian pedesaan.
























Maksud:
Menciptakan sarana Truk (kendaraan proyek) serba guna dengan teknologi tepat guna yang ideal sesuai dengan tuntutan kebutuhan para wira usaha pertanian ekonomi lemah dipedesaan.


Tujuan:
Tujuan perencanaan dan perancangan ini adalah terciptanya suatu kondisi yang:
  • Seimbang dan berkesinambungan, kerja sama yang baik antar kelompok pengusaha mampu dan tidak mampu.
  • Mampu mengatasi kesenjangan Ekonomi Masyarakat dikalangan atas, menengah dan bawah.
  • Membantu terciptanya iklim persaingan ekonomi di era globalisasi yang bergairah dan sehat.
  • Meningkatkan produktifitas pengusaha dan tenaga kerja.
  • Menambah ketrampilan pengetahuan dan perawatan kendaraan bermotor jenis Truk sederhana berteknologi Tepat Guna bermesin Tunggal dengan harga murah.
  • Membantu menciptakan suasana kondusif untuk hidup hemat dan praktis dengan hasil yang maksimal.









Pengertian, Maksud dan Tujuan

Pengertian Umum

Pengertian Judul

Secara analitis pengertian dari Truk Multi Guna Bermesin Tunggal Sebagai Penunjang Sarana Wira Usaha Golongan Ekonomi Lemah adalah sebagai berikut;

Truk :
Adalah jenis kendaraan bermotor roda empat atau lebih, dengan kapasitas angkut berat tertentu, tujuannya untuk kemudahan memindahkan muatan barang dalam jumlah banyak dari satu tempat ketempat lainnya dengan waktu yang relatif singkat.

Multi Guna :
Keberagaman sistem kegunaan dari suatu alat untuk tujuan dan kebutuhan tertentu.

Mesin Satu Langkah :
Ciri spesifik dari jenis mesin satu langkah.

Sarana :
Sejenis alat yang digunakan untuk memudahkan kegiatan tertentu.

Tepat Guna :
Praktis sesuai kebutuhan maupun fungsinya.

Ekonomis :
Hemat biaya dengan harga yang relatif murah dan terjangkau.

Wira Usaha :
Menyangkut keahlian seseorang yang berkecimpung didunia usaha mandiri dalam rangka peningkatan status mutu ekonomi.

Pedesaan :
Tingkat pemerintahan wilayah daerah yang lebih sederhana dari kota.

Gambaran Umum Proyek Penyediaan

Lingkup pekerjaan yang akan diselesaikan meliputi :

Penggalian teori-teori dan prinsip-prinsip dasar menejemen dan metode penyediaan serta pemasaran tersebut sebagai rujukan perencanaan dan perancangan kendaraan transportasi usaha/proyek yang ideal.

Perencanaan dan perancangan teknis sarana transportasi serba guna bagi kebutuhan masyarakat dipedesaan.

Deskripsi Proyek :
  • Nama Proyek : Truk Multi Guna Bermesin Tunggal Sebagai Penunjang Sarana Wira Usaha Golongan Ekonomi Menengah Bawah.
  • Sifat : Uji coba, perdagangan terbatas.
  • Lokasi : Kabupaten Malang dan sekitarnya.
  • Pemilik : Dwi Tunggal Teknik.

Angkutan Multi Guna



Latar Belakang Permasalahan

Tingkat penguasaan dan pemahaman manfaat penggunaan perangkat sarana pertanian penunjang mata pencaharian/usaha masyarakat dipedesaan masih terbatas. Dari pengamatan penulis dibeberapa daerah terpencil umumnya kemajuan disektor ini masih belum menunjukkan angka yang memuaskan. Dapat dipahami karena berbagai kendala yang menyebabkan terhambatnya kemajuan usaha mereka, termasuk terbatasnya modal usaha. Meskipun terdapat adanya antusiasme masyarakat usaha untuk memajukan usahanya namun tidak didukung dengan sarana teknologi yang memadai.

Sangat tepat dan perlu bila digalakkan sarana penunjang usaha tersebut dalam jumlah sesuai kebutuhan, khususnya dibidang pertanian seperti angkutan padi, jagung dan tebu atau yang sesuai yang mereka butuhkan.

Umumnya kaum petani/pengusaha yang lebih mampulah yang paling berpeluang menikmati sarana teknologi pertanian yang modern tersebut dalam menjalankan roda usahanya. Dengan demikian peluang suksespun dapat mereka raih.

Kita ketahui di Indonesia para investor maupun pengusaha yang assetnya lebih mapan jumlahnya masih sangat sedikit bila dibanding dengan para pengusaha pertanian yang berasset terbatas. Sudah tentu dari penghasilan mereka yang didapatpun jumlahnya pas-pasan, karena keterbatasan sarana yang ada. Yang sebenarnya mereka ini sangat membutuhkan bantuan dalam bentuk penyediaan sarana tersebut seperti rekan-rekan pengusaha lainnya yang lebih mampu.

Dengan demikian jelaslah ini merupakan tantangan kita bersama mencoba membantu mencari jalan penyelesaiannya, dalam bentuk penyediaan sarana perangkat teknologi tepat guna untuk sarana angkut yang siap pakai dengan kriteria harga yang lebih terjangkau. Bentuk sasaran tersebut adalah Sarana Tranportasi (Truk jenis Let Dock) Usaha Bermesin Tunggal (Satu Langkah) bermerk Dong Feng buatan rakyat China atau sejenisnya.

Pemakaian sarana ini sangat ditekankan pada unsur praktisnya dari aspek Ekonomis, Fungsi, Kuat dan Aman yaitu harganya murah terjangkau, tepat guna tanpa banyak persyaratan formal, layak pakai, aman dan mudah dalam pengoperasiannya dengan hasil semaksimal mungkin. Sasaran prioritasnya adalah masyarakat lapisan menengah sampai bawah, kovensional serta aman, mudah dan layak dalam pengoperasiannya.

Sarana kendaraan transportasi usaha/proyek umum sudah cukup banyak beroperasi dijalan raya dan harganyapun sangat mahal sehingga sulit dijangkau. Masalahnya sekarang adalah, bagaimana menyediakan/menciptakan sarana tersebut yang memenuhi persyaratan dan tuntutan masyarakat tersebut.

Maksud dan Tujuan

Sarana wira usaha pertanian pedesaan. Maksud: Menciptakan sarana Truk (kendaraan proyek) serba guna dengan teknologi tepat guna yang ideal s...